Tak terasa sudah 5 bulan lamanya sejak Ramadhan kemarin aku tinggal berdua dengan adikku. Diberi kewenangan dan tanggung jawab mengurus rumah, milik om yang dipindah kerja di kota lain. Ya… suasanya sungguh jauh berbeda, biasanya rumah itu ramai karena penghuninya banyak kini jadi sepi. Selain suasana yang berbeda, pola dan kebiasaan hidupku juga jadi berubah. Yang biasanya cuma ngurusin kamar dan kerjaan sendiri, pulang langsung makan dan istirahat, cuma fokus dengan tugas kuliah dan kantor. Ya… karena pekerjaan rumah sudah ada orang yang mengurusinya, ya… paling aku bantu-bantu dikit
Tapi sekarang pekerjaan itu dibebankan pada ku dan juga adikku, ya.. bagi2 tugaslah, rumah, toko, keuangan dll. Ya… jadinya kami dech yang seperti pemiliknya 
Tapi ternyata, kondisi seperti itu belum sepenuhnya aku nikmati. Mengambil perkataan Fahri dalam AAC, aku belum ikhlas dan sabar.
Belum ikhlas menerima kondisi dan keadaanku sekarang dengan tanggung jawab yang diberikan, belum ikhlas menerima bahwa aku tidak sebebas dulu lagi, yang pergi dan pulang seenaknya,
Belum ikhlas bahwa aku harus mengurusi rumah, agar tetap rapi dan bersih, kadang aku berpikir mengurusi rumah menyita waktuku, yang bisa aku gunakan untuk yanga lain, berlama2 di depan komputer untuk mengerjakan tugas kuliah atau pekerjaan kantor, coz sejak kuliah or kursus, aku diberi kebebasan untuk mengerjakan tugas kantorku di rumah tidak di kantor, cuma sekali2 aja ke kantor kalo ada rapat or hal penting lainnya.
Aku belum ikhlas untuk membiasakan diri untuk memasak sendiri, karena biasanya dah ada yang masakin. Aku harus membiasakannya agar aku dan adikku sehat,… ya sehat secara fisik (tdk makan yg instan melulu) dan tentunya sehat secara finansial, ya.. aku ga mau bulananku membengkak gara2 selalu beli makan di luar
Harusnya aku bersyukur dengan keadaanku sekarang. Banyak hal yang harusnya aku ambil hikamhnya, belajar mengelola keuangan RT, belajar untuk disiplin dengan waktu, ya.. time managemen antara rumah, kantor dan kampus. Belajar hidup mandiri, dan mungkin masih banyak lagi hal lain yang belum aku sadari akan hikmahnya.
Aku berharap semoga aku dapat menjalani semua ini dengan lebih baik lagi, Menikmati semua dengan penuh keikhlasan, kesabaran, rasa syukur. Tak ada kata terlambat untuk menjadi lebih baik!!!!!!!!!!!!!
Blogged with Flock








Slmat y teh atas web baru nya, mdh2n bisa memberi manfaat bwt smua. Btw, klo ngomongin soal kikhlasan kynya va jg rada berat bwt ikhlas nerima nasib krj jd kuli d pbrk garment, hehe..
Ya… namanya jg latihan… Jd ntar klo married, bs jd istri yg diandalkan d rmh tuh. :D
Btw, apa kbr tuh Pak programmer yg itu tuh….
(yg mana lg?… ngegosip aj ah.. he he he)
Assmu’alaikum Fatma, didalam kehidupan ini tidak ada yg namanya kebetulan semuanya adalah kehendak Allah.SWT kita hanya menjalaninya…
web baru nih.. selamat dulu..
ngak sabar nih nunggu KCB difilmkan
kal obisa sih tahun 2009 aja supaya selangnya agak lama, kalo dekat2 sih kayaknya agak membosankan nantinya malah :D
smoga kamu teermasuk orang yang iklas & slamat berjuang sukses slalu
arti tanggung jawab apa?,ko ga di tulis!
tolongin w dunkz mbak!,w lg bikin makalah.
fatma, gimaan kamu masih sibuk di tahu uap!!!
ia fath, masih. kapan atuch kamu main ke tasik??